JEBENGPLAMPITAN – Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 174 melaksanakan Program Kerja Pengolahan Limbah Biji Salak Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Ramah Lingkungan pada Sabtu, 22 Februari 2026, bertempat di GOR Balai Desa Jebengplampitan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Jebengplampitan, Bapak Susilo, serta tiga kelompok tani setempat, yaitu Kelompok Tani Sidodadi, Catur Karya, dan Margo Rahayu.
Kegiatan dimulai pada pukul 15.30 WIB, setelah pelaksanaan program kerja sebelumnya berupa pengenalan dan praktik pengukuran pH tanah. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta keterampilan praktis kepada kelompok tani dalam memanfaatkan limbah biji salak menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan dan bernilai guna.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Mirzha Rahmadini, selaku pengusung program kerja dari KKN UNS Kelompok 174. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa biji salak memiliki potensi besar sebagai bahan baku pupuk organik cair karena mengandung unsur hara penting seperti kalsium, nitrogen, fosfor, dan kalium, serta berbagai nutrisi lain yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.
Selanjutnya, peserta mengikuti praktik langsung pengolahan biji salak. Tahap pertama dilakukan dengan memecahkan biji salak menggunakan palu kayu untuk mengeluarkan ekstrak biji salak, sehingga kandungan nutrisi di dalamnya dapat dimanfaatkan secara optimal dan membuat pupuk organik cair menjadi lebih efektif.
Tahap berikutnya adalah proses pencampuran bahan, yaitu dengan mengisi air ke dalam jerigen dengan perbandingan 10:1, di mana air berada pada perbandingan 10, kemudian ditambahkan molase dan EM4 pada perbandingan 1. Biji salak yang telah dipecahkan kemudian dimasukkan ke dalam larutan tersebut dan diaduk selama kurang lebih 7 menit hingga tercampur secara merata.
Setelah proses pencampuran selesai, larutan difermentasi selama dua minggu. Tahap akhir dilakukan dengan penyaringan larutan ke jerigen lain untuk memisahkan ampas biji salak, sehingga pupuk organik cair siap digunakan untuk berbagai jenis tanaman.
Melalui program kerja ini, KKN UNS Kelompok 174 berharap dapat membantu kelompok tani Desa Jebengplampitan dalam mengoptimalkan pemanfaatan limbah biji salak, mengurangi pencemaran lingkungan, serta mendukung pertanian berkelanjutan melalui penggunaan pupuk organik cair yang ramah lingkungan.